Beras Cerdas Dari Cassava

Beras merupakan kebutuhan pangan utama yang harus dipenuhi untuk setiap harinya. Makanan pokok ini mengandung berbagai kandungan gizi sehingga mampu memulihkan energi seseorang. Jika pada umumnya beras yang diketahui berasal dari padi namun, kali ini berbeda ada penemuan baru tentang Cassava Flour atau sering disebut dengan beras cerdas.

Menjadi sebuah informasi yang menarik dan unik ketika mendengar kat a- kata beras cerda. Mungkin orang berfikir bagaimana bisa beras itu cerdas. Beberapa waktu lalu ratusan orang mengantre beras dikantor Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember Jawa Timur untuk mendapatkan beras cerdas.

Salah satu hal yang berbeda ketika mendengar kata beras cerdas. Beras yang dibagikan oleh Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur beserta Universitas Jember ini bukanlah beras biasa. Pasalnya beras itu tiruan yang terbuat dari tepung singkong. Penemu beras tiruan yang diberi nama beras cerdas ini adalah Prof. Dr. Achmad Subagio, dimana beliau adalah seorang guru besar ilmu pangan di Universitas Jember.

Menyadari dengan besarnya kekayaan sumber pangan di Indonesia, Profesor ini mengutak – atik formula untuk menciptakan beras tiruan. Dari beberapa bahan pangan alternatif pengganti beras seperti jagung, singkong, ubi jalar, umbi – umbian maupun kacang – kacangan, Achmad lebih memilih tepung singkong sebagai bahan baku beras cerdas kreasinya itu. Penemuan baru yang dikreasikan oleh Prof. Dr. Achmad Subagio ini diterima dengan antusias oleh masyarakat sekitar Jember.

Pada tahun 2011 silam, Profesor jeblosan Osaka Prefecture University Jepang ini sukses dalam menciptakan beras tiruan dari tepung singkong ini. Hal ini akan memudahkan masyarakat kalangan bawah yang ekonominya masih minim untuk membeli beras cerdas selama dalam menyesuaikan budgetnya.

Meskipun terbuat dari singkong kandungan energinya juga tidak kalah lebih baik dari beras pada umumnya. Pasalnya singkong ini mengandung gizi yang mampu memulihkan energi seseorang dan berkarbohidrat sehingga mampu membuat seseorang lebih cepat kenyang. Modifikasi beras yang unik ini membuat banyak orang semakin penasaran untuk mengonsumsinya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*