Bersembunyi Dibaling – Baling Kapal Hingga 2 Jam

Seorang pria berasal dari Maroko mempertaruhkan nyawanya dengan bersembunyi dan menyeimbangkan diri pada platform logam sempit yaitu, diatas baling – baling kapal feri. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan kehidupan baru di Eropa. Laki – laki dari Maroko ini rela menempel pada baling – baling mesin kapal feri selama 2 jam, dia rela dengan mempertaruhkan nyawanya dengan menyeimbangkan dirinya selama perjalanan.

Mampu bertahan diatas pisau berputar dikapal feri untuk menemui kehidupan baru sungguh membuat banyak orang prihatin dalam melihat aksinya. Namun, sebenarnya hal ini dilarang oleh polisi karena membahayakan dirinya jika sampai terjadi kematian.

Pria ini bernama Omar Iziel yang baru berumur 20 tahun, dengan menggunakan wetsuit dia berhasil memanjat diats baling – baling sebelum kapal feri berangkat dari kota Tangier Maroko selama 20 mil perjalanan ke Spanyol. Setelah dua jam menempel dengan kedinginan dan naik turunnya kapal karena angin laut lepas, akhirnya kapal feri tiba di kota Tarifa dekat Cadiz di Spanyol.

Pada saat kapal feri akan kembali ke dermaga penjaga perbatasan melihat penumpang gelap dan sedang menunggu untuk menangkapnya pada saat Omar Iziel berusaha untuk berenang dan mendarat. Polisi telah mengeaskan bahwa pria berasal dari Maroko itu tidak mempunyai visa untuk dapat memasuki ke negara lain. Dengan demikian orang dari Maroko itu ditangkap dan dipenjarakan sambil menunggu dideportasi untuk kembali ke daerah asalnya yaitu Maroko.

Juru bicara polisi Spanyol Martial Portlilo Alfaro berkomentar “Hal itu sangat berbahaya dan jika dia tergelincir bisa terjadi kematian”. Namun, ternyata hal ini merupakan cara yang semakin umum dan dilakukan oleh banyak orang dan Omar Iziel ini merupakan, orang yang ke 31 tertangkap dalam bersembunyi di baling – baling kapal feri sepanjang tahun 2014.

Alfaro menambahkan komentarnya bahwa “Kerugian dari cara perjalanan ini selain dari mematikan, juga akan membuat mereka tidak dapat melompat dan berenang ke pantai hingga kapal berhenti atau mereka beresiko tersedot kedalam baling – baling kapal itu”. Sungguh tragis ingin berupaya mendapatkan kehidupan baru justru tertangkap karena aksi anehnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*