Kampanye SBY di Lampung Tidak Mendapat Antusias

Kemarin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Lampung untuk melakukan kampanye. Seperti yang kita tahu saat ini banyak sekali partai politik yang sedang berlomba-lomba untuk memberikan sosialisasi secara langsung untuk masyarakat. Khususnya adalah masyarakat Lampung. Presiden RI yang saat itu melewati jalanan rusak saat mengunjungi masyarakat Lampung nampaknya tak berpendapat apapun mengenai masalah ini.

Jalan lintas Sumatera ini memang mengalami kerusakan yang sangat parah bahkan hampir tak pernah mengalami perbaikan. Padahal pihak pemerintah provinsi memang dengan sengaja untuk menunjukkan arah jalan tersebut dengan tujuan agar mendapat perhatian dari Presiden SBY. Namun dalam kenyataannya tak mendapat respect apapun. Sejak berita ini diturunkan memang tak ada sepatah katapun dari Presiden mengenai adanya perbaikan jalan yang ada di lintas Sumatera ini.

Hanya sekedar melakukan kampanye sekitar kurang lebih 90 menit yang bertempat di Lapangan Merdeka, Kota Gajah, Lampung Tengah. Dalam orasi yang dilakukan oleh SBY, beliau mengatakan bahwa pada saat masa pemerintahannya sudah banyak hal yang dilakukan untuk melakukan kemajuan negara dan mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya dengan berbagai fasilitas mudah dari pemerintah.

Untuk itu masyarakat semua harus terus melanjutkan program ini dengan memilih partai Demokrat. Masyarakat Lampung memang saat itu sangat antusias untuk memadati lapangan tersebut, berharap bisa melihat Presiden RI secara langsung dan tentu saja ingin tahu apa saja visi misi yang dimiliki oleh partai Demokrat.

Berita ini memang sudah tak asing lagi untuk kita dengar, meskipun SBY masih menjabat sebagai presiden namun ia tetap melakukan kampanye partai Demokrat. Namun sayangnya ada berita yang simpang siur mengatakan bahwa kedatangan SBY ke Lampung sangat menuai kecaman dari pihak Front Mahasiswa Nasional (FMN) yang menganggap bahwa pemerintahan yang dilakukan oleh SBY gagal.

Kritikan yang diberikan oleh Anggota FMN ini memang dilakukan agar pemerintah membebaskan pimpinan FMN Bandar Lampung yang dianggap memang tidak bersalah. Dan dalam penyampaian kritik tentu saja menjadi sebuah hak semua orang. Sampai saat ini memang situasi masih sangat memanas. Baik pihak pemerintah Daerah Lampung maupun pusat memang berharap masalah ini segera selesai.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*