Karya Seni Terkecil di Dunia

Karya seni merupakan sebuah hal yang dihasilkan oleh seseorang dan medadak antara ciptaan manusia dengan ciptaan tuhan. Karya seni sering kali dihargai tinggi oleh seseorang sehingga membuat orang yang berkarya merasa bangga. Tidak harus mewah asalkan indah untuk dipandang mata sudah membuat seseorang senang.

Tidak sedikit media yang dapat digunakan untuk menghasilkan karya seni bernilai tinggi. Seorang seniman bernama Vik Muniz yang mampu menghasilkan karya seni dari tumpukan sampah. Pada saat itu Muniz berhasil membuat sebuah lukisan dari tumpukan sampah yang berhasil terjual sangat mahal. Kemudian kini seniman tersebut membuat karya seni terbaru dari butiran pasir.

 Seperti dengan laporan yang diperoleh bahwa, Vik Muniz dan seorang peneliti asal MT Marcelo Coelho berkolaborasi untuk membuat sebuah karya seni paling kecil dari media pasir.  Berbeda dengan karya sebelumnya yang sangat besar dan harus dilihat dari atas untuk mengerti apa maksud dari karya tersebut. Namun, untuk kali ini untuk melihatnya harus menyiapkan mikroskop supaya terlihat jelas akan gambar – gambar istana pada butiran pasir yang unik itu.

Demi menciptakan sebuah karya ini, kedua orang tersebut harus melewati waktu hingga bertahun – tahun supaya bisa secara sempurna dalam membuat ga,bar terkecil dari butiran pasir itu. Awalnya pada saat mendatangi Marcelo, dia fikir Vik Muniz hanya bercanda dengan mengungkap “Menurutku bagaimana kecilnya kemungkinan ini akan berhasil malah membuatku semangat” peneliti itu berkata.

 Sebelum memulainya Vik Muniz hanya membuat sketsa istana–istana tersebut dengan menggunakan kamera lucida. Kemudian Vik Muniz mengirimkan gambarnya kepada Marcelo yang berusaha, mencari alat yang dapat mentransfer lukisan tersebut kedalam butiran pasir. Setelah 4 tahun lamanya, Vik Muniz berhasil menyelesaikan karya seninya dengan bantuan alat yang dinamakan focusedion beam (FIB) dan biasanya digunakan untuk microchip. Detail dari gambar lukisan Vik Muniz berhasil tergambar dengan jelas dalam media butiran pasir tersebut. Kemudian karya seniman ini berhasil dipamerkan di Tel Aviv Museum of Art bersama dengan karyanya lainnya, yang memiliki harga jual mahal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*