Tetap Percaya Diri Dengan Telinga Runcing

Kegemaran mendengarkan cerita dongeng nampaknya kini sudah mulai muncul dalam imajinasi manusia dalam dunia nyata. Banyak orang yang menganggap bahwa mitos-mitos yang ada di sekitar kita adalah sebuah kejadian yang benar-benar terjadi bahkan ada di dunia nyata. Beberapa waktu lalu ada seorang gadis bernama Valeria Lukyanova yang mengaku sebagai makhluk alien yang datang dari luar angkasa dengan wujud manusia Barbie. Nah, baru-baru ini dunia kembali dihebohkan dengan kedatangan seorang wanita yang mengaku bahwa dirinya seorang peri.

Saat film yang berjudul The Hobbit tayang di beberapa negara di dunia munculah seorang wanita bernama Melynda Moon, ia mengaku sebagai reinkarnasi dari peri yang hidup di masa lalu. Wanita ini berusia 23 tahun ini sempat melakukan operasi demi merubah bentuk telinganya menjadi runcing menyerupai seorang peri. Dalam sebuah cerita dongeng seorang peri digambarkan sebagai sosok wanita yang memiliki telinga runcing dan wajah yang sangat cantik.

Moon sendiri mengaku bahwa ia menyukai peri karena kepolosan danĀ  keanggunan mereka. Peri dapat disimbolkan sebagai kebaikan, cinta dan kebahagiaan. Moon sendiri melakukan operasi demi mendapatkan bentuk telinga yang runcing membutuhkan pengorbanan yang sangat keras. Ia cukup tersiksa pada saat operasi karena telinganya terasa sangat terbakar dan sempat membengkak.

Sejak kecil Moon memang sangat menyukai hal-hal yang berbau mitos. Salah satunya menyukai sosok peri yang ada di cerita dongeng. Saat ini Moon tak ingin hidup seperti manusia pada umumnya, ia hanya ingin hidup dengan kilauan sayap yang bisa membawanya terbang. Bahkan disaat semua orang menganggapnya aneh ia tetap percaya diri sekalipun dengan bentuk telinganya yang runcing.

Ia menganggap bahwa dirinya benar-benar seorang peri dan tidak memperdulikan apa yang dikatakan semua orang diluar sana. Percaya diri dan mempertahankan apa yang ia sukai adalah prinsip hidup Moon. Saat ini memang semua orang bisa dengan mudah mengubah bentuk tubuh atau wajah dengan cara operasi plastic. Namun semua itu pasti ada resiko yang harus dihadapi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*